Kamis, 29 Mei 2014

Tugas Komdat



BAB I
PENDAHULUAN
A.    Kata Pengantar
Tiga abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang berbeda. Abad ke-18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke-19 merupakan jaman mesin uap. Abad ke-20, teknologi radio, tv dan komputer memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan dan media distribusi informasi. Abad ke-21 saat ini atau era-informasi, dimana teknologi jaringan komputer global yang mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan teknologi yang digunakan, penyebaran informasi melalui media internet, peluncuran satelit-satelit komunikasi dan perangkat komunikasi wireless/selular menandai awal abad millenium.
Sejak me-masyarakat-nya internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft Inc., menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang mudah dan biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran belanja (efisiensi anggaran) khususnya peralatan komputer, maka kebutuhan akan sebuah jaringan komputer merupakan satu hal yang tidak bisa terelakkan.





B.     Latar Belakang
Ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada bidang jaringan mengalami kemajuan yang sangat pesat hal ini ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi dan teknologi komunikasi dan informasi saat ini telah begitu pesat, sehingga menempatkan suatu bangsa itu menguasai bidang tersebut di atas, bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang hidup dalam lingkungan global, maka mau tidak mau juga harus terlibat dalam maju mundurnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi termasuk dalam lain seperti politik, ekonomi, sosial, kebudayaan, pertahanan dan keamanan. Kemampuan teknologi informasi yang harus berkembang menjadikan ilmu dan teknologi informasi jauh lebih berkualitas.
C.    Tujuan
Tulisan ini bertujuan untuk menambah wawasan para pembaca, khususnya para mahasiswa jurusan Sistem Informasi, yang mengambil Matakuliah Komunikasi Data dan Jaringan  agar nantinya dapat memahami materi pembelajaran tentang jaringan.










BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer merupakan komputer-komputer yang dihubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Konsep dasar jaringan internet dan intranet dimulai dari Adidas Network. Adidas Network merupakan “jaringan” untuk mengalirkan data dan informasi baik berupa hasil cetak maupun file yang dilakukan oleh kurir. Jaringan komputer berfungsi untuk melakukan pertukaran data, melakukan komunikasi, ataupun memanfaatkan computing power dari server. Dalam jaringan komputer, ada yang dinamakan jaringan terdistribusi dan jaringan tersentralisas.
1.      Jaringan Terdistribusi
Jaringan terdistribusi adalah jaringan yang pemrosesannya dilakukan di setiap komputer itu sendiri
2.      Jaringan Tersentralisasi
Jaringan tersentralisasi adalah jaringan komputer yang pemrosesannya dilakukan secara terpusat yaitu dipusatkan pada server itu sendiri sehingga komputer-komputer pengguna sebagai client

B.     Manfaat Jaringan Komputer
1)      Membuat sistem komputer menjadi lebih mudah dan fleksibel
2)      Berbagai macam aplikasi dapat dijalankan di berbagai macam jenis komputer
3)      Tidak ada ketergantungan pada satu jenis komputer, sehingga memungkinkan berbagai merk komputer dapat saling berhubungan
4)      Reliabilitas tinggi
5)      Membagi sumber daya
6)      Dengan adanya pemrosesan terdistribusi dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat
7)      Memperluas kegunaan dan daya guna Sistem Operasi
8)      Mendukung kecepatan berkomunikasi dan Memudahkan pengaksesan informasi
C.    Pengertian Jaringan atau Sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA
Merupakan  suatu jaringan yang digunakan menggunakan sinyal seperti koneksi pada handphone atau modem untuk mengakses atau menghubungkan perangkat anda ke internet. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita bahas pengertian jaringan atau sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA
1.      GPRS (Global Package Radio Service)
Suatu  teknologi yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar, dan penelusuran internet. GPRS yang juga disebut teknologi 2.5G merupakan evolusi dari teknologi 1G dan 2G sebelumnya. Layanan GPRS tersebut dapat dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136. Di Indonesia, GPRS diperkenalkan pada tahun 2001 saat penyedia jaringan seperti IM3 mempromosikannya. Idealnya jaringan GPRS memiliki kecepatan mulai dari 56 kbps sampai 115 kbps, namun kenyataannya, hal tersebut tergantung dari faktor-faktor seperti konfigurasi dan alokasi time slot pada level BTS, software yang digunakan, dan dukungan fitur dan aplikasi ponsel yang digunakan


2.      EDGE (Enhance Data rates for Global Evolution)
Merupakan  kelalnjutan evolusi dari GSM dan IS-136 dengan tujuan pengembangan teknologi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data, efisiensi spektrum, dan memungkinkannya penggunaan aplikasi-aplikasi baru serta meningkatkan kapasitas. Jaringan EDGE juga disebut sebagai teknologi 2.75G diperkenalkan pertama kali oleh Cingular (sekarang AT&T) di Amerika Serikat pada tahun 2003. Jaringan EDGE pada idealnya memiliki kecepatan mencapai 236 kbps.
3.      Teknologi 3G (Third-Generation Technology)
Merupakan  teknologi evolusi dari generasi sebelumnya yang memiliki kapasitas pengiriman dan penerimaan dari lebih besar dan lebih cepat. Oleh karena itulah, teknologi ini dapat digunakan untuk melakukan video call. Teknologi 3G sering juga disebut dengan mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang bersifat portable. Perkembangan 3G secara komersial dimulai pada tahun 2001 di Jepang oleh NTTDoCoMo yang kemudian disusul oleh Korea Selatan pada tahun 2002. Idealnya teknologi ini memiliki kecepatan transfer data pada level minimum 2Mbps pada pengguna yang berada pada posisi diam ataupun berjalan kaki, dan 384 kbps pada pengguna yang berada di dalam kendaraan yang sedang berjalan.
4.      HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access)
Merupakan  teknologi yang disempurnakan dari teknologi sebelumnya yang juga dapat disebut 3.5G, 3G+ atau Turbo 3G yang memungkinkan jaringan berbasis Universal Mobile Telecommunication System (UMTS) memiliki kecepatan dan kapasitas transfer data yang lebih tinggi. Penggunaan HSDPA saat ini menyokong kecepatan penelusuran dari 1.8, 3.6, 7.2 hingga 14 Mpbs. Oleh karena itulah jaringan HSDPA ini sangat memungkinkan untuk digunakan sebagai modem internet pada computer ataupun notebook. Pemasaran HSDPA dalam bentuk modem yang digunakan sebagai koneksi mobile broadband baru diperkenalkan pada tahun 2007. Pada Agustus tahun 2009, 250 jaringan HSDPA secara komersial telah meluncurkan layanan mobile broadband di 109 negara
5.      High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA)
HSUPA merupakan salah satu protokol ponsel yang memperbaiki proses uplink atau penaikkan data dari perangkat ke server (unggah) yang mencapai 5,76 Mbit/s. Dengan kecepatan ini, pengguna dapat lebih mudah mengunggah tulisan, gambar, maupun video ke blog pribadi ataupun situs seperti YouTube hanya dalam waktu beberapa detik saja. HSUPA juga dapat mempermudah melakukan video streaming dengan kualitas DVD, konferensi video, game real-time, e-mail, dan MMS.
Saat terjadi kegagalan dalam pengiriman data, HSUPA dapat melakukan pengiriman ulang. Tingkat kecepatan pengiriman juga dapat disesuaikan dengan keadaan ketika terjadi gangguan jaringan transmisi.HSUPA diluncurkan secara komersial pertama kali pada awal tahun 2007
6.      High-Speed Packet Access (HSPA)
koleksi protokol telepon genggam dalam ranah 3,5G yang memperluas dan memperbaiki kinerja protokol Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA), High-Speed Uplink Packet Access (HSUPA), dan High Speed Packet Access+ (HSPA+) adalah bagian dari keluarga High-Speed Packet Access (HSPA).
HSPA merupakan hasil pengembangan teknologi 3G gelombang pertama, Release 99 (R99). Sehingga HSPA mampu bekerja jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99. Terkait jaringan CDMA, HSPA dapat disejajarkan dengan Evolution Data Optimized (EV-DO) yang merupakan perkembangan dari CDMA2000.
Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spektrum 1900 MHz dan 2100 MHz namun beberapa berjalan pada 850 MHz. Spektrum yang lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spektrum UHF.
HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun (downlink) dan dalam arus naik (uplink), terkait standar pengembangan yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP). Perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses ke dunia maya karena sarat fitur rapi dan canggih sehingga dapat mengurangi biaya transfer data per megabit.
Pada tahun 2008 terdapat lebih dari 32 juta koneksi HSPA di dunia. Hal ini bertolak belakang dengan akhir kuartal pertama 2007 yang hanya berjumlah 3 juta. Pada tahun yang sama, sekitar 80 negara telah memiliki layanan HSPA dengan lebih dari 467.000 jenis perangkat HSPA yang tersedia di seluruh dunia, seperti perangkat bergerak, notebook, data card, wireless router, USB Modem


D.    Pengertian Jaringan Peer to Peer
Jaringan peer to peer bila di tinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan peer to peer di istilahkan non-dedicated server karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation
1.       Kelebihan dan Kelemahan Jarigan Peer to Peer
a.       Kelebihan.
1)      Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang di     milikinya seperti hardisk, drive, modem dan printer.
2)      Biaya operasional relatif lebih murah di bandingkan dengan tipe jaringan clien-server. salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
3)       Kelangsungan kerja tidak tergantung pada satu server. sehingga bila satu komputer mengalami gangguan atau rusak tidak akan mengganggu komputer lain.
b.      Kelemahan.
1)      Jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan peer to peer setiap komputer di mungkinkan akan terlibat dalam komunikasi yang ada.di jaringan clien-server komunikasi adalah antara server dan workstation.
2)       Sistem keamanan jaringan adalah di tentukan masing masing user dengan mengatur keamanan masing masing fasilitas yang di miliki.
3)       Karena data jaringan tersebar di masing masing komputer dalam jaringan. maka backup harus dilakukan masing masing komputer tersebut.
Untuk postingan kali ini saya ambil tentang jaringan LAN, MAN, WAN, dan WiFi, di mana kita tahu bahwa bahwa saat ini dari beberapa jaringan tersebut sudah tidak asing lagi bagi kita, biar kerennya sudah mendunialah..!! apalagi jaringan lokal dan jaringan WiFi, Hampir semua jaringan yang kita gunakan saat ini yaitu Jaringan LAN dan Jaringan WiFi Namun disini akan saja jelaskan semuanya, oke sobat C4T  untuk lebih jelasnya akan saya bahas di bawah ini, Mengenai Macam Macam Jaringan Langsung aja :
2.       Jaringan LAN (Local Area Network)
Yang Pertama Jaringan LAN (Local Area Network) adalah istilah kebanyakan orang indonesia yang maksudnya adalah Jaringan Wilayah Lokal atau dalam bahasa inggris LAN (Lokal Area Network), yaitu jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah tertentu, seperti jaringan komputer kampus, warnet, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil
Untuk Saat ini Saat ini kebanyakan LAN menggunakan Kabel UTP atau Yang sering di sebut RJ45 Ethernet menggunakan perangkat hub atau switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot. Biasanya LAN dengan teknologi Wi-fi sudah diterapkan ditempat-tempat seperti mal, cafe, kampus dll.
Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer atau scanner. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Pada Jaringan LAN mempunyai karakteristik yaitu:
·         Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
·         Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
·         Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut. Dan juga  jika server itu dihubungkan ke internet, semua komputer dalam jaringan LAN tersebut bisa ikut terhubung ke internet hanya dengan satu modem di server,untuk jaringan Lan itu sendiri sangat beerguna bagi wilayah tertentu yang terkoneksi internet.
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqeCDwprxxPOaYSZY-SSOurrOwSvYo7JBC3VvdB-nhnlzeCsdwHG_XZil8c3tHJvoEVoCD7TVIDCcrvqiDwWwwp2WW8osEqQLFhyCTrjatmuRtGxe4JgdgjymXVfiX-hFLsUAgohv7550/s1600/LAN.jpg
3.       Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
Pengertian Metropolitan Area Network (MAN),MAN biasanya meliputi area yang lebih besar dari LAN, area yang digunakan adalah dalam sebuah negara.Dalam hal ini jaringan komputer menghubungkan beberapa buah jaringan-jaringan LAN ke dalam lingkungan area yang lebih besar, sebagai contoh yaitu: jaringan pada Bank (sistem Online Perbankan). Setiap bank tentunya memiliki kantor pusat dan kantor cabang. Di setiap kantor baik kantor cabang maupun kantor pusat tentunya memiliki LAN, penggabungan LAN – LAN di setiap kantor ini akan membentuk sebuah MAN.
MAN biasanya mampu menunjang data teks dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel atau gelombang radio. Lihat gambar dibawah ini.

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhiQJ1FDHVbI8txOfAhxh1-TzzspS7mWZwdIaDKgLI_-sm0tiX1ypgO1DVqzvmeo8eI8Ze3ZnEpBassU90VMQ9g2vI3ocFjESVngZkClvIUtvsYX8-fIQsiVFW-CulUoCIi2rMt5bW1mnw/s1600/Jaringan+MAN.jpg
a.       Keuntungan MAN:
·         Server kantor pusat dapat berfungsi sebagai pusat data dari kantor cabang.
·         Transaksi yang Real-Time (data di server pusat diupdate saat itu juga, contoh ATM Bank unluk wilayah nasional)
·         Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).
b.      Kerugian MAN:
·         Biaya operasional mahal.
·         Instalasi infrastrukturnya tidak mudah.
·         Rumit jika terjadi trouble jaringan (network trouble shooting).
4.       Jaringan WAN (Wide Area Network)
Untuk Jaringan Wide Area Network (WAN), WAN adalah jaringan komputer dengan jangkauan area geografi yang paling luas, antar negara, antar benua bahkan keluar angkasa (sebagai contoh jaringan internet yang menggunakan sistem koneksi satelit).
Seperti anda Lihat Gambar Ini :
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNQxk7kbSvSceIYzqjWzSrCcfcXQstYs48bLm9fduHGiuAciFSDB938RKlK4zRCFmKhoS53c8MKebK8SxiviN9ZmeHVkQdBpYhReiV3YlIc0j0s4z6Q5yjGmMPze0eYJpQCHWjCjjhvgY/s1600/Jaringan+WAN.jpg

Keuntungan Jaringan WAN:
·         Penggunaan kartu kredit di seluruh dunia
·         Pengambilan uang dengan jaringan internasional (ATM Internasional)
·         Komunikasi antar kantor bisa menggunakan e-mail, chatting dan Video Conference (ViCon).
·         Pooling data dan up date data antar kantor dapat dilakukan setiap hari pada waktu yang ditentukan.
·         Data dapat dikirim melalui e-mail.
Kerugian Jaringan WAN:
·         Biaya operasional cukup mahal.
·         Susah dalam instalasi infrastrukturnya jaringannya
·         Rumit jika terjadi trouble atau masalah jaringan (network trouble shooting).


·         WiFi
Oke sob Yang Terakhir adalah WiFi atau dikenal juga dengan Wireless LAN yang sampai saat ini telah banyak digunakan baik untuk keperluan privat maupun keperluan korporasi (perusahaan). Dan dengan Seiring kebutuhan akan akses wireless internet dan telah menjamurnya produk notebook yang terintegrasi dengan WiFi, membuat WiFi mudah dikenal oleh masyarakat.
Dengan didukung oleh keuntungan bila memanfaatkan WiFi maka hampir di setiap sudut kota terutama daerah “hot” telah dipasang apa yang namanya Hotspot. Bahkan dengan memiliki hotspot akan meningkatkan brand image baik dari sisi operator maupun dari pemilik lokasi misalkan kafe, sekolah, rumah sakit dan lain sebagainya, nah Jaringan WiFi ini memiliki Gambar seperti Di Bawah Ini :
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhHCd8ICgT7_alVx1PsClCkXEEAQdVl4Jg1a2PPpmQJBS0xQuHODflI5RISYO1il6j1ALxFejt28JovOiaIO_etifxc7ISCTL71haROXyeaaA6GyLNJlko1UjY9rSDHgcXwa7OZm_xM7hw/s1600/Jaringan+WiFi.jpg





BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN
1.      Jaringan komputer, Jaringan komputer merupakan komputer-komputer yang dihubungkan antara satu komputer dengan komputer lainnya. Konsep dasar jaringan internet dan intranet dimulai dari Adidas Network
2.      Pengertian Jaringan atau Sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA adalah Merupakan  suatu jaringan yang digunakan menggunakan sinyal seperti koneksi pada handphone atau modem untuk mengakses atau menghubungkan perangkat anda ke internet. Untuk lebih jelasnya langsung saja kita bahas pengertian jaringan atau sinyal GPRS, EDGE, 3G, HSDPA
3.      Pengertian Jaringan Peer to Peer Jaringan peer to peer bila di tinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di jaringan peer to peer di istilahkan non-dedicated server karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation







DAFTAR PUSTAKA
Christina, dkk., 2003. Komunikasi Kebidanan. Jakarta: EGC.
Tyastuti, dkk., 2008. Komunikasi & Konseling Dalam Praktik Kebidanan. Yogyakarta: Fitramaya.
Vardiyansah, 2004. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bogor: Ghalia Indonesia.
Wiryanto, DR., 2006. Pengantar Ilmu Komunikasi. Cetakan Ketiga. Jakarta: PT Grasindo.